Minggu, 15 Maret 2015

Barang Bukti 20 Paket Sabu-sabu Itu Seharga Rp 30 Juta

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Taufik Ismail
BANDUNG, TRIBUN - Polisi menangkap Jn (35) seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Jn ditangkap di sebuah hotel di Jalan Asia Afrika.
Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti 20 paket sabu-sabu senilai sekitar Rp 30 juta. Jn sengaja memilih transaksi di hotel karena dinilai aman.
Agar tambah aman, dirinya tak pernah bertransaksi di satu hotel saja. "Tiap transaksi, pindah-pindah hotel. Dari tiap gram saya dapat uang Rp 100.000," tutur Jn kepada wartawan beberapa saat lalu.
Ia mengatakan, rata-rata setiap konsumen membeli satu sampai dua gram sabu-sabu. "Waktu ditangkap, saya sedang menunggu konsumen," ujarnya.
Polisi kini masih memburu satu pelaku lain berinisial As. Menurut Kapolrestabes, Jn membeli sabu-sabu dari As untuk diedarkan.
Jn kini harus meringkuk di tahanan Mapolrestabes Bandung. Jn dijerat Pasal 112 ayat (2) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.(tis)

Sumber: TribunJabar.com

Karya Kreatif Kekinian dalam Pameran Cryptobiosis

INILAHCOM, Bandung - Pameran "Cryptobiosis: Seeds of the World" sukses menyuguhkan karya seni rupa yang dikemas dengan sentuhan kekinian.

Divisi Program Selasar Sunaryo Art Space Chabib Duta Hapsoro mengatakan, pameran yang dikuratori oleh Nakao Tomomichi ini berfokus untuk memanfaatkan media baru.

"Tujuan festival ini adalah memperkenalkan secara komprehensif karya seni rupa yang berfokus pada atau memanfaatkan media baru," ujar Chabib kepada INILAHCOM.

Dia menuturkan, media baru yang dimaksud berupa gadget, aplikasi, games, animasi, manga (komik) dan sejenisnya, yang memanfaatkan teknologi termutakhir dan mewakili semangat kemajuan yang kreatif.

"Selain karya-karya pemenang penghargaan The Japan Media Arts Festival, pameran ini juga menampilkan karya-karya beberapa seniman Indonesia dengan sebuah tema yang berkaitan dengan fenomena biologis, 'cryptobiosis'," terangnya.

Terdapat pula kegiatan diskusi untuk mendukung pameran dan pemutaran film, yang memberikan peluang untuk pertukaran wacana lebih jauh yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Jepang.

Selain itu, dia mengatakan, pameran tersebut pun menghadirkan yang telah terkubur. Menurutnya, pameran ini ingin memfokuskan diri pada karya-karya yang mencoba melalui beberapa metode untuk menghidupkan kembali sesuatu yang telah terkubur di suatu tempat di dunia.

"Nah keberadaan dan nilai mereka lama terlupakan, dan mencoba untuk mengumpulkannya bersama-sama di Bandung, Indonesia," ujar Chabib.

Dalam biologi, kata dia, perilaku hewan dan tumbuhan untuk menghentikan aktivitas kehidupan sementara untuk bertahan hidup dari lingkungan alam yang ekstrim disebut 'cryptobiosis'.

Bunga teratai yang tumbuh dari benih yang berusia beberapa ribu tahun dapat dinyatakan sebagai contoh luar biasa dari cryptobiosis.

"Selain sebagai penghentian aktivitas kehidupan berdasarkan ekspektasi bahwa aktivitas kehidupan akan berlangsung kembali, cryptobiosis dapat pula dinyatakan sebagai sebuah metode untuk bertahan hidup," paparnya. [hus]

Sumber: InilahKoranCom

Glosarium 51 Game Mekanik dalam Tabletop Game

Taukah kalian kalau ternyata ada lebih dari 75.000 judul board game dan card game yang terdata oleh Board Game Geek (BGG). Sebuah website yang berisikan database tentang board game dan card game yang pernah ada di dunia. Mulai dari Catur (Chess), Ular Tangga (Snake and Ladders), bahkan Congklak (Mancala) juga ada. Informasi yang disajikan beragam, mulai tahun terbit, jumlah pemain, desainer game, artist/illustrator, penerbitnya hingga mekanisme permainan.
Game Mechanics (sumber : http://www.zazzle.co.uk)
Game Mechanics
(sumber : http://www.zazzle.co.uk)
Game Mechanics atau mekanisme permainan bisa dibilang sebagai kerangka bagaimana cara permainan itu berjalan atau bisa dimainkan. Sebagai contoh Ular Tangga, mekanisme utamanya adalah Dice Rolling sedangkan catur menggunakanGrid Movement. Dalam board game kekinian, mulai ada banyak yang menggunakan lebih dari satu mekanik dalam permainannya.
Nah, pada kesempatan ini Manikmaya akan mencoba mendeskripsikan setiap istilah-istilah mekanik yang digunakan dalam board game maupun card game. Total sesuai database dari BGG tercatat ada 51 jenis mekanisme permainan, berikut glosariumnya.

 A – B – C – D – E – F – G – H – I – J – K – L – M – N – O – P – Q – R – S – T – U – V – W – X – Y – Z

A
1. Acting
Permainan dimana para pemain dituntut untuk berakting
2. Action Point Allowance System
Pemain mendapatkan sejumlah poin aksi yang disetiap gilirannya pemain bisa menggunakannya untuk berbagai aksi
3. Action Programming
Aksi dilakukan setiap pemain secara rahasia, biasanya dengan meletakkan kartu satu per satu dalam jumlah tertentu. Pada akhirnya pemain harus mengeksekusi aksi pada gilirannya dimulai dari kartu pertama.
4. Area Control / Area Influence
Mekanisme dimana pemain harus berlomba mendapatkan wilayah tertentu dihitung seberapa banyak pengaruh pemain di area itu, biasanya dimenangkan dengan perhitungan mayoritas.
5. Area Enclosure
Mekanisme dimana pemain mengepung suatu titik atau daerah, untuk mendapatkan poin, menguasai daerah itu atau mengeliminasinya.
6. Area-Impulse
Istilah yang biasa digunakan pada War Games, pemain secara bergantian mengaktivasi pasukannya pada suatu wilayah untuk melakukan aksi.
7. Area Movement
Istilah yang juga biasa digunakan pada War Games, pergerakan dari suatu wilayah ke wilayah lain.
8. Auction/Bidding
Pemain diminta untuk memulai menaruh harga pertama untuk suatu barang atau wilayah, baik menggunakan uang-uangan yang ada dalam permainan, token, ataupun kartu barang lalu dilanjutkan dengan pemain berikutnya. Lelang dimenangkan oleh pemain dengan harga tertinggi, token atau token terbanyak.
B
9. Battle Card Driven / Campaign
Satu lagi istilah mekanik dalam War Games, pemain melakukan aksi sesuai kartu yang ada ditangan, pemain harus melakukan aksi sesuai yang tertera pada kartu. Merupakan sub-kategori dari Hand Management.
10. Betting/Wagering
Pemain diminta untuk bertaruh menggunakan uang-uangan yang ada dalam permainan untuk suatu barang, wilayah, skor, atau jumlah uang yang lebih besar.
C
11. Card Drafting
Mekanik dimana para pemain diberi kesempatan untuk memilih kartu dari sejumlah kartu yang diberikan secara terbatas. Kadang dilakukan hingga pemain memiliki set kartu ditangan dalam jumlah kartu tertentu atau hingga pemain memiliki tumpukan dek kartu sendiri berdasar pilihannya tadi.
12. Chit-Pull System
Biasa digunakan dalam War Games, yaitu mekanik untuk menjadikan token sebagai penanda sebuah aksi yang telah dilakukan oleh suatu pemain di medan perang atau papan permainan.
13. Co-operative Play
Mekanik ini menuntut setiap pemain untuk berkerja sama satu sama lain atau menjadi tim. Meraih objektif yang sama. Akhir dari permainan berupa kemenangan untuk semua pemain atau kekalahan bersama.
14. Commodity Speculation
Merupakan sub-kategori dari mekanik Betting/Wagering, pemain diminta untuk bertaruh pada beberapa komoditas dengan harapan pemain bertaruh pada komoditas yang akan memiliki nilai paling besar seiring berjalannya permainan.
15. Crayon Rail System
Sub-kategori dari mekanik Route/Network Building, adalah mekanik permainan yang menggunakan krayon atau metode penulisan apapun yang tidak permanen (bisa dihapus) untuk menghubungkan titik-titik hingga membentuk rute tertentu.
D
16. Deck / Pool Building
Mekanisme dimana pemain memulai dengan set dek kartu/komponen tertentu, lalu sejalan dengan permainan jumlahnya akan bertambah. Dek kartu pemain akan semakin tebal karena tambahan kartu, atau jumlah komponen menjadi lebih banyak.
17. Dice Rolling
Permainan yang menggunakan mekanisme ini tentu memerlukan dadu untuk dilempar. Hasil lemparan dadu bervariasi tergantung penggunaan dadu, bisa untuk langkah, menambah uang, atau mendapatkan sumber daya. Dadu yang digunakan pun beragam, bisa berda ukuran, beda jumlah sisi atau beda simbol.
E F
G
18. Grid Movement
Mekanisme ini berlaku jika ada bidak yang digerakkan dari suatu petak ke petak disebelahnya, baik petak yang berbentuk kotak ataupun heksagonal.
H
19. Hand Management
Mekanisme ini biasanya mengandalkan kartu-kartu yang ada ditangan pemain untuk memenangkan permainan. Jika pemain bisa mengatur kartu ditangannya, membuang yang jelek dan menyimpan kartu yang bagus untuk digunakan pada waktu yang tepat adalah salah satu contoh implementasi permainan dengan mekanisme hand management
20. Hex-and-Counter
Mekanik dalam War Games klasik, menggunakan penanda pada suatu petak heksagonal yang kemudian pemain bisa memindahkan penanda tersebut ke 6 arah (dari petak heksagonal sebelumnya). Digunakan sebagai pilihan yang lebih banyak daripada petak kotak yang hanya memiliki empat sisi.
I J K
L
21. Line Drawing
Mekanik ini meminta pemain menggambarkan garis selama permainan sesuai aturan yang ada.
M
22. Memory
Pemain harus bisa mengingat informasi-informasi yang ia dapatkan pada tahap atau giliran sebelumnya untuk bisa mendapatkan objektifnya. Termasuk juga mengingat informasi yang diberikan oleh pemain lain.
23. Modular Board
Dalam mekanisme ini permainan menggunakan papan permainan yang terpisah-pisah. Biasanya permainan dimulai dengan menyatukan papan-papan permainan tersebut secara acak sehingga membuat permainan terasa berbeda setiap kali dimainkan. Strategi yang digunakan tentu juga berbeda karena papan yang digunakan pada permainan selanjutnya mungkin berubah posisinya dengan permainan yang sebelumnya.
N O
P
24. Paper-and-Pencil
Mekanisme permainan ini digunakan untuk permainan yang memang butuh pencatatan manual, mencatat beberapa atribut yang mungkin akan mempengaruhi siapa pemenang diakhir permainan. Namun, permainan yang menyediakan kertas untuk menghitung skor atau poin tidak tergolong menggunakan mekanisme.
25. Partnerships
Mekanisme yang mengijinkan pemain untuk menawarkan pemain lain untuk membentuk aliansi atau tim sendiri selamapermainan. Biasanya para pemain yang telah menjadi rekanan bisa menang bersama. Walaupun rekanan berhasil terbentuk namun sifatnya tidak lah permanen, pemain juga boleh membubarkan atau keluar dari tim.
26. Pattern Building
Adalah sistem mekanik dimana pemain meletakkan atau menyusun token, kartu atau komponen lain dalam pola atau urutan tertentu untuk mendapatkan hasil (yang beragam). Misal dengan jika berhasil meletakkan token di kelima bangunan warna hijau, pemain akan mendapatkan skor dobel dari biasanya.
27. Pattern Recognition
Mekanik yang menggunakan penanda yang biasanya memiliki warna atau simbol tersendiri dan diletakkan secara acak pada papan permainan atau ditempat yang sudah ditentukan. Sejalannya permainan penanda tersebut akan bergerak, dan pemain harus bisa membaca pola gerakan si penanda tersebut untuk mendapatkan hasil tertentu.
28. Pick-up and Deliver
Di mekanisme ini, pemain diharuskan menjemput sebuah barang disuatu lokasi dan harus diantar ke tempat tujuan untuk mendapatkan uang, poin, atau aksi lain. Biasanya ada aturan atau mekanik lain yang menjelaskan kemanakah barang harus diantar.
29. Player Elimination
Dalam mekanisme ini memungkinkan pemain untuk keluar dari permainan entah karena stamina atau nyawa habis, atau memang karena tidak cukup uang/sumber daya untuk melanjutkan permainan (bangkrut). Mekanik ini hanya bisa dipakai untuk permainan yang jumlah pemainnya bisa lebih dari tiga pemain.
30. Point to Point Movement
Adalah pergerakan dari titik ketitik yang lain yang dihubungkan dengan garis. Pergerakan ditandai dengan perpindahan token atau figur, misalnya dari kota A ke kota B. Jika ada dua titik yang tidak terhubung dengan garis makan pemain tidak bisa memindahkan token atau figurnya kesana.
31. Press Your Luck
Mekanisme dimana pemain berani bertaruh untuk tetap melanjutkan aksinya. Pemain bisa mengulang aksi atau perintah sepuasnya sampai pemain tersebut memutuskan untuk cukup dan berhenti. Jika pemain memaksakan untuk lanjut ia bisa mendapatkan kerugian, termasuk poin berkurang atau kehilangan uang/barang.
Q
R
32. Rock-Paper-Scissors
Mengambil inti sari dari suit Batu-Gunting-Kertas, namun yang dimaksud dalam mekanik ini adalah inti poin dimana ada satu elemen yang menang melawan elemen/atribut lain dan kalah dengan elemen/atribut lain. Misal : A > B > C > D > E > A
33. Role Playing
Beberapa board game bisa menggunakan mekanik ini, dimana pemain akan mengendalikan karakter. Sejalannya permainan, pemain hanya fokus menjalankan karakter. Dengan kata lain, pemain adalah si karakter itu sendiri.
34. Roll / Spin and Move
Mekanisme dimana pemain akan bergerak seusai jumlah angka dadu hasil lemparan, atau sesuai hasil papan putaran. Berbeda dengan mekanisme Dice Rolling, hasil dadu bisa jadi bukan berupa langkah dan dadunya bervariasi, sangat mungkin dadu yang dipakai bukan dadu titik dan atau angka. Sedangkan Roll and Move ini hanya dadu angka untuk menentukan jumlah langkah.
35. Route/Network Building
Mekanisme ini memberikan fitur kepada pemain untuk bisa membuat rute atau jalurnya sendiri, ia bisa memulai jalur baru, melanjutkan jalur/rute yang ada. Biasanya permainan yang menggunakan mekanik ini pada papan permainannya sudah tersedia jalurnya, pemain hanya perlu menggunakan sumberdayanya sendiri pada jalur yang tersedia untuk memberi penanda bahwa jalur/rute tersebut adalah miliknya.
S
36. Secret Unit Deployment
Mekanik ini memberikan kemampuan kepada pemain untuk menggerakkan bidak atau melakukan aksi secara rahasia, hanya pemain yang melakukannya yang tau aksi atau kemana langkah sebenarnya. Hanya pada saat-saat tertentu pemain lain dapat mengetahui informasi rahasia tersebut.
37. Set Collection
Tujuan digunakannya mekanisme ini adalah untuk mengajak para pemain mengumpulkan atau mengkoleksi beberapa set barang.
38. Simulation
Permainan yang menggunakan mekanisme ini biasanya mencoba untuk mensimulasikan model kejadian, peristiwa atau situasi aktual.
39. Simultaneous Action Selection
Mekanisme ini memberikan kesempatan kepada setiap pemain secara simultan atau bersamaan untuk memilih aksi yang akan mereka gunakan secara rahasia. Kemudian secara bersamaan juga pemain memperlihatkan aksi mereka dan dilakukan sesuai urutan yang ada dalam aturan di setiap permainan.
40. Singing
Bernyanyi atau berdendang diperlukan dalam permainan yang menggunakan mekanik ini untuk mendapatkan atau mencapai tujuan tertentu.
41. Stock Holding
Sub-kategori mekanik dari Commodity Speculation, namun yang di perjual belikan disini bukanlah komoditas melainkan jual beli saham.
42. Storytelling
Pemain diminta untuk membuat cerita dengan kartu, gambar atau komponen bantuan yang lain. Singkat kata mekanik ini memberikan kesempatan untuk membuat cerita yang bebas sesuai bantuan yang ia peroleh.
T
43. Take That
Biasanya mekanisme ini memberikan fitur kepada pemain untuk menyerang sumber daya, bangunan, atau karakter hingga hancur, habis atau kalah. Oleh karena itu mekanisme ini juga biasa dipakai dalam permainan yang terdapat fitur eliminasi pemain.
44. Tile Placement
Tile atau kepingan yang biasa terbuat dari cardboard. Dalam mekanisme ini poin bisa didapatkan dengan cara meletakkan beberapa tile hingga membentuk suatu area dalam seri atau jumlah tertentu.
45. Time Track
Adalah dimana urutan giliran pemain dilakukan bukan berdasar urutan duduk pemain melainkan pemain yang pada giliran sebelumnya memiliki pion/bidak diurutan paling akhir, maka ia yang akan menjadi pemain yang jalan pertama digiliran selanjutnya. Singkat kata, urutan giliran pemain ditentukan dari pion pemain di posisi paling yang paling akhir/tertinggal.
46. Trading
Dengan mekanisme ini, pemain diperbolehkan saling bertukar kebutuhan dengan pemain lain. Catatan, bertukar disini bukan berarti ditukar dengan uang melainkan dengan barang dengan fungsional yang kurang lebih sama, misal kayu ditukar dengan bata, atau padi ditukar dengan batu.
47. Trick-taking
Istilah mekanisme yang sering dipakai dalam permainan kartu. Dimana pemain secara bergantian mengeluarkan kartu yang sejenis, sama, atau berurutan. Kumpulan kartu yang dimainkan tersebut dinamakan “Trick”. Biasanya akan ada pemain yang memenangkan di setiap Trick, pemenang berhak mendapatkan seluruh kartu yang ada pada Trick. Cara memenangkan Trick berbeda disetiap permainan, dan nilai Trick juga berbeda.
U
V
48. Variable Phase Order
Mekanik ini menjaga pemain untuk tidak melakukan hal yang sama dengan giliran yang sebelumnya atau untuk giliran selanjutnya. Ada variasi yang membuat pemain harus mengambil pilihan aksi yang berbeda disetiap gilirannya.
49. Variable Player Powers
Mekanisme ini memberikan fitur kepada setiap karakter yang ada dalam permainan untuk memiliki peran, kekuatan atau kemampuan yang berbeda dengan karakter yang lain.
50. Voting
Seperti dalam memilih capres dan cawapres, pemilihan dilakukan dengan voting atau pemungutan suara. Hal itu juga bisa diterapkan didalam permainan. Voting dilakukan dalam kondisi atau giliran tertentu dan hasil voting bervariasi dalam setiap permainan.
W
51. Worker Placement
Mekanisme ini meminta pemain untuk melakukan satu aksi disetiap gilirannya pada area/spot yang tersedia dan terlihat oleh semua pemain. Lalu, sesuai urutan pemain selanjutnya juga melakukan aksi yang sama dengan namun di area/spot yang berbeda. Cara bermain seperti ini terus berlanjut sampai tidak ada spot yang tersisa atau permainan sendiri yang menbatasi kapan aksi tersebut selesai. Mekanisme ini biasanya membuat pemain akan berpikir keras karena pemain hanya diberikan satu aksi disetiap giliran untuk satu area, bisa jadi area yang ia inginkan sudah diisi oleh aksi pemain lain.
X Y Z

Sumber: Manikmaya

Apa sih Tabletop, Board dan Card Game itu?

Halo! Apa kabar?
Manikmaya kali ini mau menjelaskan sedikit tentang beberapa istilah di ranah industri permainan papan.
Beberapa dari kamu mungkin udah ada yang tau tapi beberapa mungkin ada yang masih bertanya-tanya apa sih Tabletop Game, Board Game dan Card Game itu?.
Nah, ayo simak penjalasan dibawah ini satu per satu.
Tabletop Game, Tabletop menurut kamus Oxford adalah “The horizontal top part of a table” atau bagian permukaan dari sebuah meja. Jika ditambah “Game” yang secara universal diartikan sebagai permainan, maka Tabletop Gamememiliki definisi permainan yang dimainkan diatas permukaan sebuah meja. Tentu meja yang dipakai adalah meja dengan bidang atau permukaan yang datar.
Istilah tabletop game ini muncul untuk memberikan prefix yang bedakan kategori game di atas meja dengan olahraga dan video game, karena sebuah pertandingan dalam bidang olahraga juga disebut game.
pic1900429_md
Board game “Scotland Yard”
Tabletop Game adalah isitlah yang lebih umum untuk menyebut permainan yang masuk kedalam kategori board game, card game, pencil and paper game, miniature game, dice game dan role playing game, karena permainan-permainan tersebut lebih lazim dimainkan diatas meja. Pada kesempatan kali ini Manikmaya akan menjelaskan tentang board gamedan card game, untuk kategorinya akan dibahas lain waktu.
Jadi, apa itu board gameBoard game adalah bagian dari tabletop game yang didalamnya terdapat peraturan cara bermain yang dilengkapi dengan beberapa komponen seperti token, pion atau bidak yang dapat digerakkan diatas sebuah “papan” khusus. Contohnya seperti yang sudah umum diketahui, yaitu Catur. Sebuah permainan bagaimana mengatur strategi untuk “menangkap” pion Raja milik lawan. Seperti kriteria board game yang sudah disebutkan, Catur terdiri dari banyak pion (Raja, Ratu, Mentri, Kuda, dll) dan bisa digerakkan di atas papan-khusus dengan motif kotak-kotak. Manikmaya akan membahas tentang sejarah board game di lain kesempatan.
Permainan catur
Lalu bagaimana dengan card gameCard Game juga hampir sama dengan board game, ada peraturan cara main, bedanya disini tidak ada media papan dan komponen utama yang di gunakan adalah kartu. Tentunya permainan kartu yang sudah sangat dikenal di Indonesia adalah “Playing Card” atau yang sering disebut sebagai kartu remi. Satu set berisi 52 kartu (tanpa joker) terdiri dari 4 jenis simbol, keriting-sekop-hati-wajik.
Kesimpulannya, Board dan Card Game adalah bagian dari Tabletop Game. Keduanya umumnya dimainkan diatas meja, board game identik dengan adanya papan tempat bergeraknya bidak/pion sedangkan card game menggunakan komponen kartu pada dasarnya. Walaupun pada perkembangannya sudah banyak juga board game yang menggunakan tambahan komponen kartu serta dadu untuk permainan yang lebih seru. Kenapa? karena dadu mempunyai pengaruh untuk membuat jalannya permainan menjadi tidak terduga dan dan permainan menjadi tidak menggunakan strategi sepenuhnya. Dadu membuat adanya faktor luck & randomness dalam permainan. Card gamekekinian ada juga tidak hanya terdiri dari kartu saja, banyak yang menambahkan token atau bidak, juga dadu untuk memainkannya (tetap tanpa papan yang pasti).
IMG_20140719_152453
Serunya bermain Mat Goceng Card Game
Nah, buat kamu yang udah bosen dengan permainan kartu seperti remi atau board game seperti Monopoly dan Catur, jangan khawatir, Manikmaya punya beberapa judul game lokal karya anak bangsa. Gak cuma card game, board game Manikmaya juga punya. Kamu bisa langsung cari tau apa saja game lokal yang dimiliki Manikmaya di halaman Games.
Board game dan card game tersebut juga bisa di beli di Manikmaya Store

Sumber: Manikmaya

VW Lanjutkan Program Mobil Murah

Liputan6.com, Geneva - Volkswagen Group dilaporkan kembali melanjutkan proyek mobil murah. Nantinya, mobil murah ini akan hadir dalam merek baru diluar merek yang menjadi naungan VW Group saat ini.
Dijelaskan Martin Winterkorn, CEO VW Group, proyek mobil murah ini sempat tertunda karena para insinyur belum menemukan cara ketika memproduksi kendaraan dengan biaya yang rendah namun tetap menghasilkan keuntungan, demikian dilansir dari Carscoops, Minggu (15/3/2015).

Adapun konsep dari mobil murah ala VW sempat dipamerkan pada 2012 lalu dan konsep ini terus dikembangkan sebagai model produksi. , mobil murah ini akan diproduksi di China.

Kabar berhembus menyebutkan jika mobil murah VW Group terdiri dari tiga model yaitu sedan kompak, station wagon, serta MPV. Mobil-mobil murah ini akan dipasarkan ke negara-negara berkembang.

Sebagai mobil murah, VW Grup merancang harga jual dari kendaraan ini berada dalam rentang 6 ribu sampai 7 ribu Euro atau sekitar Rp 84 sampai 98,1 jutaan.

Langkah yang dilakukan VW ini mengadopsi cara pabrikan Renault saat meluncurkan merek Dacia yang menawarkan mobil sederhana. Dacia memproduksi mobil dengan memanfaatkan platform lawas milik Renault.

Sumber: Liputan6.com

Isi Surat Menpora ke FIFA Soal Kekinian Liga Super Indonesia 2015

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Deodatus S Pradipto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, akan segera mengirim surat kepada induk organisasi sepak bola dunia, FIFA. Melalui surat tersebut, Menpora akan menyampaikan kesepakatan PT Liga Indonesia untuk mengikuti regulasi.
Rencana tersebut disampaikan oleh Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi, Gatot Dewa Broto, di kantor Kemenpora, Senin (23/2/2015) malam. Gatot mengatakan surat itu akan ditembuskan kepada PSSI, AFC, dan Kementerian Luar Negeri.
"Isinya adalah kondisi terkini termasuk kesepakatan ini," jelas Gatot.
PT Liga Indonesia dan PSSI memutuskan untuk memulai penyelenggaraan Indonesia Super League 2015 pada 4 April 2015. Selama jeda waktu, PT Liga Indonesia akan memenuhi persyaratan yang dikehendaki oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dari klub-klub peserta.
"Sekali lagi, pemerintah tidak dalam konteks untuk menghentikan kompetisi. Kalau sampai terhenti, yang rugi juga pemerintah," kata Gatot.

Sumber: Super Ball