Minggu, 15 Maret 2015

Kenalkan Ideologi Bangsa Indonesia, Ridwan Kamil Wacanakan Bangun Wisata Sejarah Bung Karno

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (ILhamnoor/InfoBandung)
InfoBandung,-
Pemerintah Kota Bandung menggandeng Yayasan Bung Karno untuk menggagas wisata sejarah Soekarno. Selain merevitalisasi situs-situs penting tekait ideologi Soekarno, mereka juga akan memasukkan wisata sejarah ini sebagai bagian dari pelajaran di sekolah-sekolah.
Dikutip dari Harian Umum Pikiran Rakyat pada Minggu (15/3/2015), rencana pembangunan wisata sejarah tersebut sudah dimulai Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Bersama Guruh Soekarnoputra dan Soekamawati Soekarnoputri (anak dari presiden pertama Republik Indonesia, IR. Soekarno), Emil sapaan akrab Ridwan Kamil sidah mengunjungi empat situs penting di Kota Bandung pada Sabtu (14/3/2015).
Dimulai dari bekas penjara di Banceuy, Emil bersama rombongan bergerak ke makam Inggit Garnasih, kemudian ke makam Marhaen di Kampung Cipagalo Kulon, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, sebelum diakhiri di penjara Sukamiskin.
“Nanti, kalau sudah ditetapkan situs-situs pentingnya, kami renovasi. Wisata sejarah Bung Karno penting agar generasi yang akan datang tahun, pendiri republik ini punya gagasan besar tentang Indonesia dimulai dari Bandung,” kata Emil di situs makam Marhaen.
Berbeda dengan wisata ke museum lainnya, nantinya wisata Bung Karno akan digagas sebagai wisata pengenalan ideologi. Nantinya akan ada guru-guru yang mendampingi para pelajar setiap melakukan wisata.
“Untuk pembekalan kepada guru-guru sejarah itu, kami serahkan ke Yayasan Bung Karno. Mereka yang menyiapkan. Kalau pelajaran di sekolah (tentang Soekarno) kan terlalu umum. Kami tidak ingin para siswa hanya menghafal sejarah, tapi memahai,” ucap Emil.
Sementara itu Guruh Soekarnoputra menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi beberapa situs peninggalan Soekarno di Bandung. Dia mencontohkan penjara Banceuy. Ia kecewa dengan banyak berdirinya ruko-ruko yang mengimpit situs bernilai sejarah tinggi tersebut.
“Ini karena pemerintahan Orde baru yang menelantarkan. Mereka mengindahkan arti penting penjara Banceuy,” ucapnya.
Perihal penjara Banceuy, Emil menjanjikan akan merevitalisasinya mulai pekan depan. Dia mengaku sudah mendapatkan dana hibah dari pihak ketiga.
“Targetnya, sebelum peringatan KAA, revitalisasi sudah beres. Revitalisasi mencakup pemasangan patung Soekarno yang dibuat oleh Profesor Surya dari ITB. Soal akses jalan menuju situs, kami belum bisa menjanjikan banyak,” ujarnya. (IR)

Sumber: InfoBandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar