Minggu, 15 Maret 2015

Karya Kreatif Kekinian dalam Pameran Cryptobiosis

INILAHCOM, Bandung - Pameran "Cryptobiosis: Seeds of the World" sukses menyuguhkan karya seni rupa yang dikemas dengan sentuhan kekinian.

Divisi Program Selasar Sunaryo Art Space Chabib Duta Hapsoro mengatakan, pameran yang dikuratori oleh Nakao Tomomichi ini berfokus untuk memanfaatkan media baru.

"Tujuan festival ini adalah memperkenalkan secara komprehensif karya seni rupa yang berfokus pada atau memanfaatkan media baru," ujar Chabib kepada INILAHCOM.

Dia menuturkan, media baru yang dimaksud berupa gadget, aplikasi, games, animasi, manga (komik) dan sejenisnya, yang memanfaatkan teknologi termutakhir dan mewakili semangat kemajuan yang kreatif.

"Selain karya-karya pemenang penghargaan The Japan Media Arts Festival, pameran ini juga menampilkan karya-karya beberapa seniman Indonesia dengan sebuah tema yang berkaitan dengan fenomena biologis, 'cryptobiosis'," terangnya.

Terdapat pula kegiatan diskusi untuk mendukung pameran dan pemutaran film, yang memberikan peluang untuk pertukaran wacana lebih jauh yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Jepang.

Selain itu, dia mengatakan, pameran tersebut pun menghadirkan yang telah terkubur. Menurutnya, pameran ini ingin memfokuskan diri pada karya-karya yang mencoba melalui beberapa metode untuk menghidupkan kembali sesuatu yang telah terkubur di suatu tempat di dunia.

"Nah keberadaan dan nilai mereka lama terlupakan, dan mencoba untuk mengumpulkannya bersama-sama di Bandung, Indonesia," ujar Chabib.

Dalam biologi, kata dia, perilaku hewan dan tumbuhan untuk menghentikan aktivitas kehidupan sementara untuk bertahan hidup dari lingkungan alam yang ekstrim disebut 'cryptobiosis'.

Bunga teratai yang tumbuh dari benih yang berusia beberapa ribu tahun dapat dinyatakan sebagai contoh luar biasa dari cryptobiosis.

"Selain sebagai penghentian aktivitas kehidupan berdasarkan ekspektasi bahwa aktivitas kehidupan akan berlangsung kembali, cryptobiosis dapat pula dinyatakan sebagai sebuah metode untuk bertahan hidup," paparnya. [hus]

Sumber: InilahKoranCom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar